Monday, November 20, 2006

terus saja dia muntahkan kemarahannya padaku
kemarahan yang aku yakin tidak ditujukan untukku
aku juga tidak tahu kenapa dia bisa jadi begitu

aku begitu menghormatinya
ketika orang lain mulai menghinanya

lalu disaat aku membutuhkan kebijaksanaannya
dia memperlakukanku bagai seekor binatang

aku mungkin salah waktu itu

tetapi setidaknya dia bisa berikan aku kesempatan kedua

apa susahnya sih memberi kesempatan kedua padaku?

ya Tuhan..
hilangkan rasa benci ku ini
izinkan aku melangkah lagi
dengan senyum-senyum tulus seperti dulu

ya Tuhan
aku masih merindukanMu..