Sunday, November 26, 2006

Vienna

Vienna
atau Wina
menurut lidah yang kupunya

aku mendengarnya didalam sebuah cerita cinta
antara dua manusia yang berbeda bangsa

diceritakan dalam cerita
Wina kota yang indah
dengan gedung-gedung tua
yang masih berdiri megah

dalam cerita itu
mereka bercengkrama diatas jembatan tua
jembatan yang dilewati sungai indah
Danube kalau tidak salah

mendengar cerita itu
aku teringat padamu
mahluk seindahmu
akan terlihat indah di kota itu

kau dan aku.. kita.. bisa
melihat kembali sejarah eropa
di jalan-jalan Wina
atau di musium-musiumnya

kalau kau bosan..
kita mampir di Musikverein
tempat musik indah dimainkan

kau suka musik bukan?
kita istirahat sejenak
sambil mendengarkan musik-musik Mozart
atau Strauss, mungkin?

terlalu serius kau bilang?

baiklah..
bagaimana kalau kita makan saja?
Wiener Schnitzel
aku suka itu..
sepertinya perut manjaku pun setuju

untukmu
kita bisa coba Sachertorte
kue coklat dengan keindahan
dua tingkat dibawahmu
kau pasti suka

setelah itu
kita bisa berjalan-jalan saja
mengisi waktu sampai lampu taman menyala


Itulah Vienna
atau Wina
kata lidah yang aku punya
kota indah di eropa sana

suatu saat aku akan mengajakmu
menyusuri jalan-jalan
dan melihat budayanya

kita
berdua saja