Sunday, December 03, 2006

kotak pandora disudut mata

wajah sempurna
duduk beberapa meja didepanku
dengan rambut panjang
tergerai

sebuah gambaran bidadari
dalam dongeng-dongeng pamanku dulu

mata yang kelam sempurna
cerah menantang
sedalam palung samudera
dengan bulumata lentik yang menghias diatasnya

bibir tipis
yang terhias dengan warna senada cinta
dengan garis-garis yang sempurna

bidadari itu
duduk tidak jauh dari tempatku
bercengkrama dengan teman
yang terlihat kabur dimataku

aku begitu fokus pada bidadari itu

kini bisa kudengar suaranya
entah apa namanya
sopran?
atau alto kah?
yang pasti indah

lalu tawa renyah
yang membangunkan malaikat seisi surga
dan kulit yang memerah

semakin indah

itu adalah sebuah momen
kurasa
momen yang biasa ditangkap
dalam film-film cinta
yang akhir-akhir ini sering kulihat

tidak..
tentu saja tidak semembosankan itu
tidak sekapiran film-film cinta itu

bidadari
dalam gerak lambat

sejak hari itu
aku tahu
hidupku akan berbeda