Tuesday, December 12, 2006

lawang sewu

gedung tua itu
telah lama ditinggal dan dionggokkan
begitu saja
setahuku

kemarin aku masuk kedalamnya
disambut tangga besar
dengan sinar matahari yang menembus kaca-kaca berwarna
apa itu namanya?
lukisan mosaik ?
ya begitulah..

aku bisa merasakan
tempat itu dulu adalah gedung yang megah
kini tinggal onggokan tua
yang diselimuti debu-debu liar

aku menuju ke tingkat paling atasnya.
ya seperti itulah
dimana-mana debu menyambutku
dan bau kotoran burung yang semakin kuat
ketika aku sampai disana

lawang sewu
pintu berjumlah seribu
pintu-pintu yang sepertinya kini kehilangan makna
entah apa yang pernah terjadi didalam ruangannya
kini hanya tinggal ruangan dengan fungsi yang tidak jelas untuk apa

aku bisa merasakan keindahan gedung tua itu
ada begitu banyak sejarahnya
dengan umur lebih dari empat kali umurku
pasti banyak yang ingin dia ceritakan
atau pesan yang ingin disampaikan

tapi aku tidak mendapatkannya
dari si pemandu itu
pemandu yang malah sibuk
mengenalkan hantu ini
dan setan itu
yang sebenarnya aku tidak peduli

dia menyarankanku
untuk datang dimalam hari

ck ck ck
untuk apa?
gedung ini lebih indah dengan sinar matahari

lawang sewu
gedung tua indah
yang teronggok kusam dan terlihat lelah

aku ingin suatu saat mendengar ceritamu
tapi bukan cerita tentang hantu