Thursday, November 29, 2007

berdansa dengan hujan
bergumul mesra dengan angin sore
bercanda dengan tanah yang basah
berlari menuju tanah rendah

menceburkan diri dalam kubangan lumpur
ada hujan
ada petir menyambar
ada gelegar
ada getar yang melapang

jatuh suara
tik rintik
menyapu daun
menyapu tanah
membuat basah

dalam hujan
kusamarkan air mata

tertawa ceria
menari dengan kedua kaki

dan bernyanyi

sampai bertemu lagi

pada malam-malam sendiri
ketika kau sudah merindukan pagi
atau ketika kau membenci matahari