Saturday, February 16, 2008

menunggu letih
menikmati pagi pagi buta
sendiri
ditemani embun yang meracau

kedinginan di hari yang masih pagi
di kala warna masih belum terlihat

selamat pagi
alam-alam mimpi
aku mendahuluimu
beranjak pergi dari tidurku

sendiri
dalam pagi-pagi buta
tanpa secangkir kopi
tanpa ada yang menemani

sendiri memanjatkan doa
tapi entah harus memulai dari mana
begitu banyak keinginan

aku bingung harus memulai dari mana