Tuesday, March 25, 2008

dia sekarang mulai menggigitku..
gila.. sakit juga ternyata
gigi-gigi mungil itu tajam juga

aku mengaduh
kulihat bekas memerah di tanganku..

"jangan digigit dong.. kan sakit"

aku bisa merasakan sedikit genangan air di mataku
sakit sekali

tapi dia malah tertawa..
lalu melihatku sambil terdiam

mata yang jernih itu..

"akit..?"

kurasa dia paham kalau aku kesakitan..

lalu aku menggendongnya lagi..

sulit sekali untuk marah padanya
mungkin dia menggigitku karena gemas saja

sudah semakin berat dia
dua tahun usianya
itu berarti dua tahun yang lalu aku menemani ayahnya
menunggunya lahir ke dunia..

pagi-pagi yang sepi
sekitar jam 8 kalau aku tak salah
aku melihatnya dipindahkan dari ruang persalinan

mahluk kecil itu

keajaiban...


Kini malam tiba...
aku rasa sudah waktunya dia tidur
berbaring diatas sofa
aku melihatnya dari dekat
mengantuk.. menjemput mimpi
aku melihatnya dari dekat
memenjamkan mata...

malam yg tadi ramai dipenuhi suaranya
kini mendadak diam
sapuan angin malam menyelaraskan nada
dengan naik turun badan kecilnya

"sudahkah mimpi mendatangimu?"

aku terdiam saja
melihatnya dari dekat..

tiba-tiba semua gigitan
tamparan dan jambakan kecil
tidak berarti apa-apa

tiba-tiba satu titik air mata mengalir lembut
turun membasahi pipi gembulku..

selamat tidur, keponakan kecilku...