aku bukan kau -- judul yang tak sesuai dengan isinya
kau tahu?
tulisan ini sudah ku ulang
kurevisi
kuhapus
dan tulis ulang lagi
hampir sebanyak seluruh jari tanganku
sekarang kau tahu
betapa gilanya aku
habis kata-kata
kata-kata kehilangan makna
dan hanya menjadi pengganti
kata-kata yang terhapus
terhapus dan tertulis dan terhapus
dan tertulis
sebuah kata-kata sempurna
yang membuatmu menangis
dan merindukanku
dan mengenangku
sampai sebelum waktu tidurmu
kata-kata seperti itu yang ingin kubuat
tapi tentu saja tidak dari balik layar seperti ini
aku ingin kata-kata itu kuucapkan
dalam lafal sempurna
yang bisa kau lihat dari wajahku
sehingga aku bisa mencium wangimu
dan merasakan indahmu
dan melihat sinar matamu
dua mata yang menghantuiku
di ruang baca
di ruang tidur
bahkan di ruangku bermimpi
dengan cara yang terbaik tentu saja
bukan semacam mata
yang membuatku takut selamanya
dua mata itu
menghantuiku
kadang membuatku bangun di malam hari
kadang membuat tidurku indah sampai pagi hari
kadang membuat aku tersenyum sendiri
sampai mana tadi?
oh ya
kata-kata itu
aku ingin mengucapkannya di depanmu
dengan muka memerahku
dengan kata-kata terbataku
dengan keringat yang mengucur deras dari tubuhku
kegugupan itu
kegugupan yang terasa indah
seperti kegugupan
ketika aku harus kehujanan
di sore hari itu
kau ingat kan?
ya pasti kau ingat..
karena pada malam harinya kau bilang padaku
ketika aku menolak untuk masuk ke rumahmu
bukan untuk menolakmu
tapi untuk menghormatimu
kau bilang saat itu
pada malam ketika kau sudah harus tidur
aku lupa kata-kata tepatnya
tapi kau berkata semacam
"aku tidak akan pernah lupa hari ini"
aku harap kau masih tidak melupakannya
karena sore itu
sampai malam itu
adalah hari terindahku
walaupun aku hanya bisa berbicara
dengan sikap aneh
dengan kegugupan yang bertumpuk
malah terlihat tidak memperhatikanmu
bodohnya...
padahal seharusnya saat itu adalah momenku
momen dimana aku mengucapkan
kata-kata sempurna itu
yang membuatmu mengenangku
sampai sudut-sudut tidurmu
seperti yang kau lakukan padaku
dengan kedua matamu
aku tidak akan melupakan hari itu
bodohnya..
aku tidak mengingat tanggalnya
tulisan ini sudah ku ulang
kurevisi
kuhapus
dan tulis ulang lagi
hampir sebanyak seluruh jari tanganku
sekarang kau tahu
betapa gilanya aku
habis kata-kata
kata-kata kehilangan makna
dan hanya menjadi pengganti
kata-kata yang terhapus
terhapus dan tertulis dan terhapus
dan tertulis
sebuah kata-kata sempurna
yang membuatmu menangis
dan merindukanku
dan mengenangku
sampai sebelum waktu tidurmu
kata-kata seperti itu yang ingin kubuat
tapi tentu saja tidak dari balik layar seperti ini
aku ingin kata-kata itu kuucapkan
dalam lafal sempurna
yang bisa kau lihat dari wajahku
sehingga aku bisa mencium wangimu
dan merasakan indahmu
dan melihat sinar matamu
dua mata yang menghantuiku
di ruang baca
di ruang tidur
bahkan di ruangku bermimpi
dengan cara yang terbaik tentu saja
bukan semacam mata
yang membuatku takut selamanya
dua mata itu
menghantuiku
kadang membuatku bangun di malam hari
kadang membuat tidurku indah sampai pagi hari
kadang membuat aku tersenyum sendiri
sampai mana tadi?
oh ya
kata-kata itu
aku ingin mengucapkannya di depanmu
dengan muka memerahku
dengan kata-kata terbataku
dengan keringat yang mengucur deras dari tubuhku
kegugupan itu
kegugupan yang terasa indah
seperti kegugupan
ketika aku harus kehujanan
di sore hari itu
kau ingat kan?
ya pasti kau ingat..
karena pada malam harinya kau bilang padaku
ketika aku menolak untuk masuk ke rumahmu
bukan untuk menolakmu
tapi untuk menghormatimu
kau bilang saat itu
pada malam ketika kau sudah harus tidur
aku lupa kata-kata tepatnya
tapi kau berkata semacam
"aku tidak akan pernah lupa hari ini"
aku harap kau masih tidak melupakannya
karena sore itu
sampai malam itu
adalah hari terindahku
walaupun aku hanya bisa berbicara
dengan sikap aneh
dengan kegugupan yang bertumpuk
malah terlihat tidak memperhatikanmu
bodohnya...
padahal seharusnya saat itu adalah momenku
momen dimana aku mengucapkan
kata-kata sempurna itu
yang membuatmu mengenangku
sampai sudut-sudut tidurmu
seperti yang kau lakukan padaku
dengan kedua matamu
aku tidak akan melupakan hari itu
bodohnya..
aku tidak mengingat tanggalnya

<< Home